Penutupan Kegiatan TLC dan ULC

Kepada Seluruh Mitra Paytren Yang Terhormat

Berdasarkan evaluasi menyeluruh kegiatan TLC dan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, maka dengan ini kami informasikan secara resmi bahwa kegiatan TLC (Team Leader Community) dan ULC (Unit Leader Community) kami TUTUP sejak tanggal 27 juli 2016.

Maka semua kebijakan dan perjanjian terkait dengan program TLC dan ULC dinyatakan berakhir bersamaan dengan ditutup nya program tersebut oleh perusahaan.

Tidak lupa kami mengucapkan Mohon Maaf dan Terimakasih yang sebesar – besarnya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam TLC dan ULC.

Disamping itu kami telah menunjuk leader – leader yang berprestasi untuk dapat menyampaikan informasi – informasi dari paytren melalui SPT atau event yang lainya, yaitu “DUTA PAYTREN”.

Untuk itu, bagi seluruh mitra paytren dimanapun anda berada, silahkan untuk mengundang perwakilan dari 7 DUTA PAYTREN.

Dukung terus program kami, karena kami selalu berusaha memberikan yamg terbaik untuk seluruh mitra.

WELCOME DUTA PAYTREN…….

Duta team

Sedekah Mitra PayTren Mencapai Rp 4,2 M, Alhamdulillah..

[yasr_visitor_votes size=”medium”]

“Alhamdulillah, meski yang dikumpulkan oleh kita adalah recehan, sedekah kawan -kawan Paytren sejak 2015 hingga juni 2016 mencapai 4.2 Milyar rupiah.

Padahal hanya uang receh, uang yang selama ini kita anggap sepele,” tutur Direktur Operasional Paytren, Hari Prabowo dalam acara Open House Peresmian kantor baru Paytren di Bandung, Kamis (21/7).

Terbayangkan, lanjut ia, jika managemen uang receh ini dikeluarkan degan baik oleh teman-teman, mungkin lebih dari itu.
Ia pun menyampaikan, tentu capaian itu akan terus ditingkatkan hingga akhir tahun nanti. Sesuai dengan target omset Paytren, yaitu satu Triliun, untuk persemester ini, Alhamdulillah, tercapai hampir 500 Milyar rupiah.

Acara yang diselenggarakan dalam rangka Halal bi halal, sekaligus tasyakuran kantor baru, ini menghadirkan Ustad Yusuf Mansur, founder sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Paytren. Dalam tausiyahnya, ustad Yusuf Mansur menyampaikan, agar tetap on the track dengan membangun pola 8-8-3, yaitu 8 sholat Dhuha, 8 Tahajuud serta 3 Witir. InsyaAllah berkah dunia dan akhirat.

“Agar, bisnis Paytren ini dapat menjadi apa-apa, jangan sekedar bisnis, tetapi nggak jadi apa-apa. Minimal belajar, silaturrahim, dan juga jadi ladang amal sholeh yang lain seperti sedekah dan lain lain,” seru ustad Yusuf Mansur.

Alhamdulillah, acara pun dihadiri oleh ribuan mitra Paytren dan tamu undangan. Sekaligus, sesi penyerahan dana sedekah secara simbolis, yang terhimpun dari komunitas Paytren, baik sedekah umum, sedekah harian maupun sedekah produktif.

Direktur Eksekutif PPPA Daarul Qur’an, Darmawan Eko Setiadi yang mewakili PPPA Daarul Qur’an sangat mengapresiasi dan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada mitra yang sudah bersedekah melalui aplikasi Paytren.

sedekah paytren

“Untuk penyerahan selama bulan Ramadan saja, mencapai 390 juta rupiah lebih. Kalau dihitung sejak 2015, maka penghimpunan sedekah dari mitra Paytren sebesar 4.2 Milyar rupiah. Ini hal baru dalam dunia bisnis Payment, dan bukan saja soal bisnis semata, tetapi berbisnis dengan tetap bersedekah,” ujar Darmawan.

sumber : https://treni.co.id