KASIH SAYANG DAN CINTA FITRAH MANUSIA

Rasa Cinta Kasih dan Sayang pasti ada pada makhluk Allah yang bernyawa, dari dulu hingga kini dan hingga akhir masa karena Cinta Kasih dan Sayang itu adalah Fitrah semula jadi yang Allah kurniakan pada makhluknya terlebih lagi pada Manusia, bahkan Kasih Sayang ada semenjak azali lagi. Khaliq, Allah SWT dengan sebab sifat Maha Rahman dan Maha RahimNyalah maka terciptanya segala makhluk.

Bumi ini berputar kerana kasih sayang Tuhan. Beredarnya matahari, bulan, bintang dan planet juga adalah kerana kasih sayang Tuhan. Adanya siang dan malam, hujan dan panas dan empat musim dalam setahun juga adalah kerana kasih sayang Tuhan. Wujudnya kita dari dalam rahim ibu ketika bayi dan hingga kita dewasa adalah kerana kasih sayang kedua ibu bapa kita iaitu pancaran dari kasih sayang Tuhan. Kita tidak boleh hidup tanpa kasih sayang.

Kasih sayang itu makanan rohani. Siapa yang tidak dapat merasai kasih sayang, rohaninya dan jiwanya akan menderita terseksa dan hilang kebahagiaan. Kasih sayang ialah perkara rasa. Ia mainan hati. Ia adalah fitrah semulajadi. Fitrah semulajadi manusia adalah sama. Tidak kira asal keturunannya. Tidak kira bangsanya. Tidak kira agamanya, negaranya atau di zaman mana dia hidup. Fitrah semulajadi manusia tetap sama. Kasih sayang adalah tuntutan fitrah. Fitrah suka dikasihi dan mengasihi. Suka disayangi dan menyayangi. Inilah mesej yang perlu dibawa kepada semua umat manusia. Kasih sayang atau love and care mesti disebarkan seluas-luasnya di kalangan umat manusia.

Kasih Sayang dan Cinta Fitrah semulajadi maka ia diterima oleh semua lapisan masyarakat, Ras, Bangsa di dunia ini, tidak ada satupun diantara agama samawi yang diturunkan ke bumi ini melainkan misinya sama membawa Agama Fitrah. Fitrah yang berarti suci bersih maka kecenderungannya kepada kebenaran, berada dalam kebenaran, dan mencari kebenaran, dan dengan keberadaan Fitrah semulajadi pada diri manusia inilah makanya manusia mampu mencari keberadaan sang Khaliq Allah SWT walaupun ghaib pada pandangan lahiriah.

Fitrah ……, Kasih Sayang dan Cinta ini juga yang menjadi pundamen yang paling mendasar akan terwujudnya Perpaduan dan Persatuan, tercapainya Kemakmuran dan Kemajuan, terbangunnya Peradaban dan Kemodrenan, justru itu manusia harus hidup bersosial saling memerlukan antara satu dengan yang lainnya, tidak bisa hidup sendirian atau nafsi-nafsi karena manusia perlu bergaul, bermasyarakat, bertemu dan berjumpa berdiskusi, berdialog dan saling bertegur sapa untuk memnuhi kebutuhan dan keperluan dalam hidupnya.
Sebagaimana yang telah diurai diatas bahwa Kasih Sayang dan Cinta merupakan Fitrah semulajadi, sudah barang tentu semua agama samawipun punya aturan-aturan mainnya untuk mensinyalir tujuan yang sebenar dari sifat kefitran itu sendiri agar tidak menyimpang dalam pelaksaan tatacaranya supaya memperoleh hasil yang maksimal, baik lagi positif. Dalam hal ini juga sangat memungkinkan terjadinya penyimpangan dan tatacara yang salah, karena sedia maklum dalam diri manusia itu terdapat juga yang namanya nafsu, nafsu inilah tekadang yang merusak Citra Kemanusian yang semestinya cenderung pada kebaikan dan kebenaran, beginilah sifat dari nafsu yang tidak terkontrol dan tidak terdidik.

Nafsu itu berkehendak yang halal mahupun yang haram, yang baik mahupun yang buruk dan yang boleh mahupun yang tidak boleh. Apabila diperturutkan kehendaknya demi untuk mencapai kehendak dan kemahuan, dia tidak kira cara haram, cara memerah tenaga orang, fitnah orang, burukkan orang, mengambil hak orang lain, menindas, menipu harta orang, menghina orang dan lain-lain. Begitulah setiap orang atau puak atau kaum di dalam satu negara satu bangsa, kalau tidak di didik di bendung dengan keimanan. Kalau sudah begini makanya kita melihat banyak berlaku penyimpangan-penyimpangan dari ajaran Agama (yang semulanya fitrah, berubah jadi memperturutkan hawa nafsu serakah yang mementingkan diri sendiri tanpa kontrol, memperturutkan hawa nafsu yang kebablasan dan ditumpangi oleh bujuk rayu Syaithan musuh no. 1 manusia, akhirnya jadilah manusia itu lebih rendah martabatnya dari pada hewan).

Sangat di sayangkan masih banyak umat beragama yang merayakan hari Valentin (Hari berkasih sayang, setiap tahun tanggal, 14 Pebruari), dan tidak terlepas juga dari sebagian umat Islam turut sama, “Na’uzu billahi min zalik” yang dilakukan bukanlah hal-hal yang mashlahat dan bermanfaat, tapi perlakuan yang melampiaskan nafsu birahi semata bahkan disebagian daerah sanggup melakukan tukar-tukar pasangan, bukankah hal seperti ini menggambarkan kehidupan binatang yang tidak berakal dan tidak berperadaban untuk membangun dunia yang Madani.

Dan bagaimana pula dari sisi pandangan Islam ?, mari kita simak dari dua hadis nabi berikut ini : Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak hanya memerintahkan kita untuk merahmati orang yang sholeh saja… bahkan Nabi memerintahkan kita untuk merahmati seluruh manusia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabada :
إِنَّمَا يَرْحَمُ اللهُ مِنْ عِبَا دِهِ الرُّحَمَاءَ
Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hambaNya yang penyayang (HR At-Thobrooni dalam al-Mu’jam al-Kabiir, dan dihasankan oleh Syaikh Albani dalam shahih Al-Jaami’ no 2377)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda
الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَانُ، اِرْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
“Para pengasih dan penyayang dikasihi dan di sayang oleh Ar-Rahmaan (Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang-pen), rahmatilah yang ada di bumi niscaya kalian akan dirahmati oleh Dzat yagn ada di langit” (HR Abu Dawud no 4941 dan At-Thirmidzi no 1924 dan dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam as-Shahihah no 925)

Dari hadis itu dapat kita simpulkan antara lain :

  1. Cinta Kasih dan Sayang itu ada aturan dan tatacaranya, Fitrah semulajadi suci dan akan dibayar mahal oleh Allah SWT. Karena orang yang hidup berkasih sayanglah yang akan mendapatkan Kasih Sayang Allah SWT.
  2. Cinta Kasih dan Sayang itu sepanjang masa tanpa ada batas pemisah, bahkan sampai di kehidupan akhirat sana (bukan Cuma satu hari dalam setahun) seperti orang yang merayakan hari Valentin.
  3. Cinta Kasih dan Sayang itu berkesenambungan, tanpa demikian manusia tidak akan bisa berbuat apa-apa dan tidak akan dapat mencapai Kemakmuran dan kejayaan serta menciptakan Peradaban Dunia seperti yang kita saksikan sekarang ini.
  4. Cinta Kasih dan Sayang itu perlu dijaga kemurniannya jangan sampai rusak oleh musuh kita Syaithan la’natullah itu, yang senantiasa mengintai dan mengambil kesempatan di atas kelemahan kita.

Selanjutnya mari kita tinjau pada diri kita, dampak positif yang kita rasakan dari buah Cinta Kasih dan Sayang yang lahir dari fitrah manusia itu sendiri baik dalam kehidupan di rumah tangga, masyarakat, dan bernegara bahkan sampai ke tingkat yang paling atas sekali yaitu dengan sifat RahmanNya dan RahimNya Allah SWT jualah semua berlaku transparan dan tertata rapi. Antara lain :

  1. Kita lahir ke dunia ini dengan sebab Kasih Sayang dan Cinta kedua orang tua kita, tanpa itu kita tidak akan lahir, begitu pula pertemuan antara kedua orang tua kita di dasari oleh rasa Cinta Kasih dan Sayang yang sedianya di berikan Allah rasa ingin hidup bersama di hati kedua orang tua kita, hal ini mencerminkan dari sifat RahmanNya dan RahimNya Allah SWT. Lalu berlanjutlah ke ikatan suci, kedua belah pihak keluarga ayah kita dan keluarga ibu mempertemukan mereka dengan ikatan yang kokoh dengan tali Allah Ijab dan Qabul di pernikahannya, dan terpeliharalah kesucian fitrah manusia itu dari belenggu kebiadapan karena mengikut Syari’at yang telah Allah Syari’atkan melalui KekasihNya Rasulullah SWA.
  2. Masyarakat yang kita lihat hari ini, bisa hidup rukun, damai, berkasih sayang, bergaul berkerja sama, saling bantu dan saling hormat dan menghagai antara satu dengan lainnya. Ini menjadi modal utama pada masyarakat yang bakal mencapai banyak kemajuan dan kejayaan bahkan kehidupan mereka jadi berkah, berkah Rahman dan RahimNya Allah SWT. Karena Allah ikut campur dalam segala hal mereka (inilah yang di maksud Hadis nabi SWA “Al-Jama’atu Rahmah wal Fiqatu Azaab” berjamaah mendatangkan Rahmat dan berpecah belah itu mendatangkan azab).
  3. Begitu jualah hidup bernegara, Negara akan mencapai Janji Allah (Baldatun Thaiyyiban wa Rabbun Ghafuur, Negara yang Makmur Subur berperadaban lagi mendapat ke Ampunan dari Allah SWT). Apabila keberadaan masyarakatnya sama-sama menjaga kesucian Fitrahnya dan bertindak sesuai aturan tidak menyimpang dari keinginan fitrah semulajadinya. Oleh itu mari kita jadikan Masyarakat lingkungan kita jadi masyrakat contoh bagi masyarakat yang bersebelahan kita, masyarakat tetangga dengan masyarakat kita, kemudian tetangga sebelahnya dst. Hingga jadilah kumpulan masyarakat-masyarakat kecil yang semua dalam Rahmat Allah dalam sebuah negara, Insya Allah Negara itu akan dapat jaminan (sesuai maksud ayat yang berbunyi “Lau Ahlal Qura Aamanu wat-Taqaw Lafatahnaa alaihim Barakaatan minas-Sama’i wal Ardhi, Jika penduduk sesuatu kampung itu benar-benar beriman dan bertaqwa niscaya akan kami bukakan bagi mereka pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi”.
  4. Bukankah ini semua perwujudan dari RahmanNya dan RahimNya yang Maha Tinggi dan Maha Agung Allah SWT Rabbul Alamiin….!
    Moga artikel ini ada manfaatnya untuk mashlahah bersama dan untuk tindakan besama serta bersama menjaga kemurnian fitrah semulajadi hingga ke akhir hayat kita dan berharap pertemuan dengan sang Khaliq kelak kita membawa hati yang salim yang selamat sejahtera. Amiiin.

NIKMATI PERBEDAAN !

Perbedaan adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa!

Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, warna-warni satwa, dan segala keragaman lain yang menghiasi dunia.

Bayangkan kalau kita hanya mengenal warna hitam saja! Alangkah gelapnya dunia ini ! 🙂

Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul?! 🙂

Begitu pun dengan kehidupan, setiap insan selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan.

Tapi sayang, tidak semua orang mampu melihat perbedaan sebagai kekayaan. Banyak orang merasa tersiksa karena perbedaan alias mereka tidak mampu menikmatinya.

Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya karena perbedaan. Entah itu perbedaan warna kulit, agama, suku bangsa, prinsip, atau sekadar pendapat.

Sebenarnya, perbedaan bukanlah sesuatu yang bisa dihindari. Setiap orang lahir dengan perbedaan dan keunikannya masing-masing. Mulai dari perbedaan fisik, pola pikir, kesenangan, dan
lain-lain.

Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama. Bahkan kesamaan pun sebenarnya tidak selalu menguntungkan.

Coba bayangkan, seandainya semua orang memiliki kemampuan memimpin, lantas siapa yang mau dipimpin? Kalau semua orang menjadi orang tua, siapa yang mau jadi anak? Siapa juga yang akan menerima sedekah, jika semua orang ditakdirkan kaya?

Perbedaan ada bukan untuk dijadikan alat perpecahan. Banyak hal positif yang bisa kita peroleh dengan perbedaan. Namun, tentu saja semua itu harus bersyarat.

Nah, syarat apa saja yang harus dipenuhi?

Berikut di antaranya…

1. Cara pandang kita terhadap perbedaan.

Berpikirlah positif dengan mensyukuri adanya perbedaan. Anggaplah perbedaan sebagai kekayaan. Cara pandang yang benar akan melahirkan sikap yang tepat.

Ada baiknya kita mencari persamaan terlebih dahulu, sebelum mencari perbedaan.

2. Kelola perbedaan sebaik mungkin.

Musyawarah untuk mencapai kesepakatan adalah jalan yang tepat untuk mengelola perbedaan.

Berlatihlah utk menghargai, menerima, menjalankan dan bertanggungjawab terhadap keputusan bersama, meski berlawanan dengan ide awal kita.

3. Selalu posisikan segala sesuatu pada tempatnya.

Saat bekerja sama dengan orang lain, salurkan potensi, karakter, minat yang berbeda-beda pada posisi ‘yang tepat’.

Cara ini akan mendorong tercapainya tujuan bersama dan mendukung pengembangan potensi masing-masing individu.

4. Jangan pernah meremehkan orang lain.

Apapun dan bagaimana pun kondisi atau pendapat orang lain, perlakukan mereka selayaknya diri kita ingin diperlakukan.

Anggaplah semua orang penting. Mereka memiliki peran tersendiri, yg bisa jadi tdk bisa digantikan oleh orang lain.

5. Jangan menonjolkan diri atau sombong.

Merasa diri paling penting dan lebih baik daripada orang lain *tidak akan* menambah nilai lebih bagi kita. Toh kita tidak bisa hidup tanpa orang lain.

Jadilah beton dalam bangunan. Meski tidak nampak, namun sesungguhnya ialah yang menjadi penyangga kokohnya sebuah
bangunan. 🙂

6. Cari sumber informasi yang terjamin kebenarannya.

Perbedaan bisa muncul karena informasi yang salah. Oleh sebab itu, pastikan sumber informasi kita bisa terjamin dan dapat dipercaya kebenarannya. Lebih bagus lagi jika disertai bukti yang
mendukung.

7. Koreksi diri sendiri sebelum menyalahkan orang lain.

Menyalahkan orang lain terus menerus tidak akan banyak membantu kita. Bisa jadi kesalahan sebenarnya terletak pada diri kita. Karenanya, koreksi diri sendiri terlebih dahulu merupakan langkah yang paling bijaksana.

So, berhentilah menyesalkan perbedaan. Karena jika tidak, kita akan kehilangan sumber kebahagiaan! 🙂

Sukses selalu untuk Kita Semua !

 

5 Kendala Memulai Bisnis Online Dan Solusinya

5 Kendala Memulai Bisnis Online Dan Solusinya

1. Pengetahuan Yang Kurang

 

Dalam bisnis online, kita tidak bisa serta merta memulai dan langsung mendapatkan keuntungan. Karena sebelum mendapatkan yang namanya penghasilan kita harus terlebih dahulu melalui yang namanya kerja keras. Pengetahuan di dalam bisnis online sangat penting. Apabila kita tidak tahu apa-apa dan tidak mau belajar maka penghasilan mungkin tidak akan pernah menghampiri kita. Kita akan kebingungan dalam menjalankan bisnis online, maka dari itu, solusi yang tepat sangat di butuhkan disini.

 

Solusinya yakni dengan belajar, baik secara otodidak maupun belajar langsung ke pakarnya. Kita juga bisa belajar pada para master-master di internet, karena ilmu bisnis online di internet bisa di katakan lengkap. Selain itu kita bisa mengikuti kusrus dan bergabung dengan forum-forum bisnis online di internet.

 

2. Tidak Fokus

 

Sebagai pemula di bisnis online, berganti-ganti bisnis online merupakan hal yang kerap terjadi. Ada yang minggu ini bisnis toko online, ada yang minggu berikutnya berganti entah itu periklanan, affiliansi dan lain sebagainya. Nah, hal tersebut memang tidak salah, hanya saja sebagai pemula sebaiknya hanya fokus dalam 1 bidang. Karena dengan fokus kita bisa memahami dengan benar bisnis online yang kita jalankan tersebut. Sehingga kita bisa lebih mudah dalam menjalankannya. Salah satu penyebab mengapa kita tidak fokus mungkin karena melihat orang lain yang sukses di dalam bisnis online A, sehingga kita beralih ke bisnis online A dan begitu seterusnya.

 

Solusinya yakni lebih baik kita fokus saja terlebih dahulu dengan satu bidang, selama kita masih sanggup menjalankannya maka tidak perlu berpindah-pindah. Dengan begitu kita lebih dekat dengan kesuksesan.

 

3. Mudah Menyerah

 

Dalam berbisnis apapun jenisnya, mudah menyerah merupakan kendala yang sering terjadi. Alasannya mungkin cukup beragam, seperti penghasilan yang tidak meningkat atau bahkan tidak pernah mendapatkan penghasilan sama sekali. Dan yang biasanya mudah menyerah merupakan mereka yang masih pemula dan memulai bisnis online setengah-setengah. Memang tidak ada batasan waktu kapan orang bisa suskes dalam merintis bisnis online dari awal. Hanya saja kebanyakan waktu 6 bulan saja belum cukup bagi pemula untuk bisa sukses di bisnis online.

 

Solusinya tentu saja kita harus bersabar dan tidak mudah menyerah. Karena kita tahu sendiri bisnis online bukanlah jenis bisnis yang instan. Di butuhkan waktu dan proses dalam menggapai kesuksesan.

 

4. Malas-malasan

 

Sifat yang satu ini pasti kita miliki, siapa sih yang tidak pernah malas. Bahkan malas merupakan penyakit yang harus kita sembuhkan secara perlahan. Apabila memulai bisnis online dengan malas-malasan, maka penghasilan kita juga malas-malasan, dengan kata lain kecil atau bahkan tidak sama sekali. Namun apabila kita rajin maka penghasilan kita juga akan rajin atau dengan kata lain besar. Malas memang susah di hindari, namun apabila kita malas-malasan terus kapan suksesnya.

 

Solusinya yakni kita harus belajar untuk tidak malas, agar tidak malas kita harus memiliki target, apa yang harus di gapai di masa depan, karena dengan memiliki target kita akan semangat dan rajin dalam menjalankan bisnis online.

 

5. Hilang Keyakinan

 

Ketika kita terjun ke dalam bisnis online pasti sebelumnya kita mendapatkan informasi baik itu dari orang lain maupun di internet bahwa bisnis online menghasilkan dan banyak orang yang sukses dari bisnis online. Informasi tersebut jelas mendorong kita untuk memulai bisnis online sehingga kita tertarik dan mencoba bisnis online. Namun hal tersebut kebanyakan hanya di awalnya saja, dimana pada awalnya kita semangat menjalankan bisnis online. Setelah melalui beberapa hari bahkan bulan namun belum juga mendapatkan penghasilan, banyak orang yang mulai kehilangan keyakinan tentang prospek dan potensi bisnis online itu sendiri.

 

Solusinya tentu kita tidak boleh menyerah dan hilang keyakinan begitu saja. Kita harus tetap yakin apabila bisnis online ini menghasilkan dan bisa mengantarkan kita menuju kesuksesan. Ada kalanya ketika kita ingin menyerah kita melihat atau mencari inspirasi orang-orang yang sukses dalam bisnis online. Kita bisa meniru mereka dan memulai dari awal, karena tidak ada salahnya mencoba hal baru yang terbukti menghasilkan.

 

Itulah beberapa kendala yang sering di hadapi oleh pemula di dalam memulai bisnis online. Sebenarnya kendala tersebut tidak hanya di alami oleh para pemula. Para pembisnis online tyang sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis online pasti merasakan hal yang sama, hanya saja pengalaman yang menjadi pembeda. Cukup sekian semoga apa yang kami bagikan di kesempatan kali ini bisa bermanfaat di kemudian hari, cukup sekian dan terimakasih sudah membaca ulasan Kendala Memulai Bisnis Online Bagi Pemula.



Mulailah Bebajikan Walau Kecil

Ketika fajar menyingsing, seorang lelaki tua berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menikmati angin laut yang segar menerpa bibir pantai. Di kejauhan dilihatnya seorang anak sedang memungut bintang laut dan melemparkannya kembali ke dalam air.

Setelah mendekati anak itu, lelaki tua itu bertanya heran, “Mengapa engkau mengumpulkan dan melemparkan kembali bintang laut itu ke dalam air?” “Karena bila dibiarkan hingga matahari pagi datang menyengat, bintang laut yang terdampar itu akan segera mati kekeringan, “Jawab si kecil itu.

“Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya,” Kata lelaki tua itu sambil menunjukkan jarinya yang mulai keriput ke arah pantai pasir yang luas itu. “Lagi pula ada jutaan bintang laut yang terdampar. Aku ragu apakah usahamu itu sungguh mempunyai arti yang besar,” Lanjutnya penuh ragu.

Anak itu lama memandang bintang laut yang ada di tangannya tanpa berkata sepatahpun. Lalu dengan perlahan ia melemparkannya ke dalam laut agar selamat dan hidup.” kemudian dengan tersenyum pada lelaki tua itu, ia berkata “Aku membuat perubahan untuk satu hal. Satu Tindakan Sebuah kebaikan yang sederhana dapat membuat sebuah perubahan untuk keluargamu, temanmu, bahkan untuk wajah wajah asing yang kadang tidak kita kenal”. Saya yakin usahaku sungguh memiliki arti yang besar sekurang-kurangnya bagi yang satu ini.” Kata si kecil itu.

Pesan Moral : kadang kadang, kita selalu merasa tidak bisa berbuat apa apa seperti layaknya anak kecil itu, namun walaupun itu cuma tindakan kebaikan sederhana, tapi membuat begitu banyak perbedaan untuk Bintang laut itu sendiri

Ketika anda memberikan sedikit senyuman untuk orang lain, baik itu keluarga anda, teman anda ataupun orang asing yang anda temui, anda telah membuat perbedaan besar bagi mereka.

Tindakan kecil yang sederhana dapat membuat perbedaan besar kepada seseorang yang sedang membutuhkan. Menyelamatkan Bintang laut adalah sedikit aksi yang membuktikan kebenaran itu

Kita sering mendambakan untuk melakukan sesuatu yang besar, namun sering kali kita lupa bahwa yang besar itu sering dimulai dengan sesuatu yang kecil.

“Mulailah berbuat kebajikan pada hal-hal kecil, maka engkau akan diberkati dalam hal-hal besar.”